mybackupdata

Just Take it if you Like it.

Gambar Ruang RS. 7 Desember 2011

Filed under: Uncategorized — Mr.13 @ 9:26 am

Gambar Interior Koridor, perawatan dan Ruang intensif Rumah sakit dari film.

 

Membeli Rumah untuk Pertama Kali 7 Desember 2011

Filed under: Arsitektur — Mr.13 @ 9:17 am

Membeli rumah untuk pertama kalinya boleh jadi kegiatan yang menantang. Namun, memiliki uang tunai yang cukup dan memahami tentang pasar dan prosedurnya dapat memudahkan prosesnya. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan:

Kondisi keuangan
– pahami biaya yang perlu dikeluarkan untuk:

  • Uang tanda jadi. Pengembang biasanya akan menentukan besar uang tanda jadi. Namun jika Anda tidak membeli dari Pengembang, misalnya dari pasar sekunder, penjual properti dapat menentukan besar uang tanda jadi.
    • Pengembang akan memberikan formulir pesanan unit yang di dalamnya tertera jadwal pembayaran uang tanda jadi dan pelunasan uang muka. Jadwal ini harus ditulis dengan jelas dan disetujui oleh pihak penjual dan pembeli. Jadwal pembayaran ini sangat penting ketika Anda membiayai properti dengan program cicilan/angsuran.
  • Uang Muka.
    • Seperti yang telah disinggung di atas, Anda perlu melunasi uang muka jika ingin membeli properti dari Pengembang.Untuk properti yang dibeli dari pasar sekunder, bank biasanya akan menentukan besar uang muka yang perlu dibayarkan kepada penjual langsung, besarnya berkisar antara 20%-50%.
    • Anda sebaiknya berhati-hati dalam mengatur waktu pembayaran uang muka ini. Pastikan terlebih dahulu bahwa akad kredit Anda disetujui oleh pihak bank, sebelum Anda terlanjur membayarkan uang muka kepada penjual. Ini dapat dilakukan dengan membuat Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dengan penjual di depan notaris yang mengatakan bahwa Anda baru akan membayar uang muka setelah akad kredit disetujui oleh pihak bank.
  • Angsuran.  Idealnya, besar angsuran tidak melebihi sepertiga dari penghasilan Anda (suami/istri/gabungan).
  • Biaya notaris untuk mengikat kredit secara hukum

Cari tahu harga pasar untuk properti yang Anda inginkan

  • Dapatkan penilaian indikatif dari Bank melalui survey penilaian aset properti untuk menentukan harga jual dan legalitas properti yang dimaksud. Nilai aset properti semestinya sesuai dengan harga pasar yang berlaku.
  • Legalitas dokumen yang diperlukan biasanya seperti Sertifikat Tanah (SHM/SHGB/Sarusun), Sertifikat IMB (izin Mendirikan Bangunan), SPPT PBB, Suart Kuasa Jual, Surat Warisan, dan lain-lain. Selanjutnya, bank akan memberikan keputusan tentang kelayakan properti untuk proses akad kredit, seandainya semua dokumen yang diperlukan telah dilengkapi. Jika belum, maka mereka akan memberitahu lebih lanjut tentang dokumen yang diperlukan.

Analisa resiko kredit

  • Sebelum permohonan KPR disetujui, bank akan menganalisa kredit untuk mengukur kemampuan angsuran/cicilan Anda. Biasanya, besar angsuran per bulan tidak boleh melebihi dari sepertiga pendapatan suami, istri, atau gabungan. Verifikasi akan dilakukan melalui pemeriksaan rekening koran selama 3-6 bulan terakhir, untuk melihat pengeluaran bulanan Anda. Wawancara juga akan dilakukan, ditambah dengan kroscek rujukan yang anda berikan dan begitu pula dengan pengecekan ke Bank Indonesia.
  • Bank Indonesia akan memeriksa (jika ada) kartu kredit, kredit kendaraan bermotor, KPR lain, kredit lain, dan biaya hidup bulanan, atau jika pernah atau sedang dalam status Blacklist.
  • Selanjutnya dalam waktu 14-60 hari kerja, bank akan memberikan keputusan atas permohonan KPR anda.

Akad kredit

Akad kredit dilakukan setelah semua syarat di atas telah terpenuhi. Setelah akad kredit, angsuran sudah dapat mulai dibayarkan. Setelah semua angsuran dilunasi, pastikan Anda mendapatkan Surat Pelunasan Utang dari bank dan Sertifikat Asli Kepemilikan Unit Properti sebagai tanda bukti resmi kepemilikan atas rumah pertama Anda.

©RUMAH.COM Agustus 2011

Repost : http://www.rumah.com/sumber-informasi/membeli-rumah/membeli-rumah-untuk-pertama-kali/785?cmp=topc&src=fp

 

Pemenang Academy Awards ke 83 (2011) 23 Maret 2011

Filed under: Entertainment — Mr.13 @ 7:14 pm

Academy Awards ke 83 baru saja selesai. Disiarkan langsung dari Kodak Theatre, Los Angeles (27/2) waktu setempat, ajang Penghargaan tertinggi bagi para  insan film dunia berlangsung meriah.

Malam yang penuh bintang itu dipandu oleh dua bintang muda hollywood, James Franco (yang juga masuk dalam nominasi Best Actor) dan Anne Hathaway. The King’s Speech yang diarahkan Tom Hooper berhasil keluar sebagai film terbaik tahun ini. Lalu siapa sajakah yang berhasil mendapatkan penghargaan Oscar lainnya?

Berikut daftar lengkap para pemenang Academy Awards ke 83 (2011).

Best Motion Picture
• The King’s Speech (Iain Canning, Emile Sherman and Gareth Unwin)

Best Actor
Colin Firth (The King’s Speech)

Best Supporting Actor
Christian Bale (The Fighter)

Best Actress
Natalie Portman (Black Swan)

Best Supporting Actress
Melissa Leo (The Fighter)

Best Animated Feature Film
• Toy Story 3 (Lee Unkrich)

Best Art Direction
• Alice in Wonderland (Robert Stromberg, Karen O’Hara)

Best Cinematography
• Inception (Wally Pfister)

Best Costume Design
• Alice in Wonderland (Colleen Atwood)

Best Director
Tom Hooper (The King’s Speech)

Best Feature Documentary
Inside Job (Charles Ferguson and Audrey Marrs)

Best Documentary (Short Subject)
• Strangers No More (Karen Goodman and Kirk Simon)

Best Film Editing
The Social Network (Angus Wall and Kirk Baxter)

Best Foreign Language Film
• In a Better World (Denmark)

Best Makeup
• The Wolfman (Rick Baker and Dave Elsey)

Best Music (Original Score)
• The Social Network (Trent Reznor and Atticus Ross)

Best Music (Original Song)
• Toy Story 3 – Randy Newman (We Belong Together)

Best Short Film (Animated)
• The Lost Thing (Shaun Tan and Andrew Ruhemann)

Best Short Film (Live Action)
• God of Love (Luke Matheny)

Best Sound Editing
• Inception (Richard King)

Best Sound Mixing
• Inception (Lora Hirschberg, Gary A. Rizzo, Ed Novick)

Best Visual Effects
• Inception (Paul Franklin, Chris Corbould, Andrew. L, Peter Bebb)

Best Writing (Adapted Screenplay)
• The Social Network (Aaron Sorkin)

Best Writing (Original Screenplay)
David Seidler (The King’s Speech)

repost : http://www.21cineplex.com/slowmotion/the-king-s-speech-jadi-raja-di-oscar-2011,2051.htm

 

UU No.22 tahun 2009 (Lalu lintas dan Angkutan Jalan) 29 Januari 2011

Filed under: Wawasan — Mr.13 @ 11:42 am

UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, secara garis besar sebenarnya tidak jauh berbeda dengan UU No. 14 tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Namun ada beberapa poin perubahan yang penting untuk kita ketahui sebagai pengendara mobil dan motor dalam konteks pengguna jalan sehari-hari.

Antara lain Pasal 57 ayat 2 dan Pasal 106 ayat 8, keduanya mengatur tentang penggunaan helm berstandarisasi SNI (Standar Nasional Indonesia). Kemudiaan ada juga Pasal 112 ayat 3, yang melarang pengemudi kendaraan langsung berbelok kiri di persimpangan jalan yang dilengkapi alat pemberi isyarat lalu lintas. Kecuali diatur oleh rambu atau oleh petugas kepolisian.

Kemudian untuk keselamatan berkendara juga di buatkan peraturan baru pada pasal 108 ayat 3, yang mengatur penggunaan lajur di jalan. Dimana sepeda motor, kendaraan dengan kecepatan rendah serta kendaraan tidak bermotor harus berada pada lajur kiri jalan. Lajur kanan hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi, akan membelok kanan, mengubah arah, atau mendahului.

Pasal 107 ayat 2 juga merupakan pasal baru dimana pengendara sepeda motor wajib menyalakan lampu utama pada siang hari. Dan terakhir adalah pasal 57 ayat 3 dimana mobil harus memiliki kelengkapan berupa sabuk keselamatan, ban cadangan, lampu, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, helm dan rompi pemantul cahaya untuk pengemudi mobil yang tidak memiliki rumah-rumah (body atau atap) dan peralatan P3K.

Selain beberapa pasal baru tadi, UU lalu lintas yang baru ini juga memaparkan ketentuan pidana dan denda yang baru. Jumlahnya memang lebih besar bila dibandingkan dengan UU lalu lintas tahun 1992, tentunya karena nilai mata uang rupiah kita yang sudah jauh berbeda antara tahun 1992 dan 2009 kini.

Di UU lalu lintas yang baru, pelanggar harus mulai memaksa diri untuk tertib. Kalau benar-benar dilaksanakan sebagaimana tertulis dalam UU lalu lintas, ancaman tilang untuk tiap pelanggaran sangat besar hingga 10 kali lipat dari UU lalu lintas yang lama. Bukan hanya pasal-pasalnya yang makin detail tapi penyedia jalan dan pemerintah pun bisa kena denda.

Seperti dalam pasal 273 ayat 1, bila penyedia jalan tidak segera memperbaiki jalan rusak sehingga mengakibatkan kecelakaan, bisa diancam kurungan maksimal 6 bulan dan denda maksimal Rp 12 juta. Kalau korban sampai meninggal dunia, ancaman dendanya bisa sampai Rp 120 juta.

Beberapa sanksi pidana yang ada dalam UU 22 tahun 2009 antara lain terdapat dalam pasal :
dalam pasal 273, 274, 275, 278, 279, 280, 281, 283, 284, 285, 286, 287, 288, 289, 298, 310, 311 dan 312 (silahkan baca )

Repost : http://kusdiyono.wordpress.com/2009/11/21/uu-no-22-tahun-2009/#comment-685

 

Golden Globe Award ke-68 21 Januari 2011

Filed under: Entertainment — Mr.13 @ 5:59 am

Disiarkan langsung dari Beverly Hilton Hotel , California, Golden Globe Award ke-68 berlangsung meriah. Dengan Ricky Gervais sebagai host, acara yang dipenuhi para bintang ini menobatkan The Social Network sebagai film drama terbaik dan memborong tiga piala lainnya, serta Toy Story 3 sebagai film animasi terbaik. Lalu siapa sajakah yang berhasil mendapatkan penghargaan tersebut? Berikut daftar lengkap para pemenang Golden Globe Award ke-68.

Cecil B. DeMille Award: Robert De Niro

Best Film (Drama): The Social Network

Best Actress’ Performance (Drama): Natalie Portman (Black Swan)

Best Actor’s Performance (Drama): Colin Firth (The King’s Speech)

Best Film (Comedy/Musical): The Kids Are All Right

Best Actress’ Performance (Comedy/Musical): Annette Bening (The Kids Are All Right)

Best Actor’s Performance (Comedy/Musical): Paul Giamatti (Barney’s Version)

Best Supporting Role Actress: Melissa Leo (The Fighter)

Best Supporting Role Actor: Christian Bale (The Fighter)

Best Animated Feature Film:  Toy Story 3 (Disney, Pixar)

Best Foreign Language Film: In A Better World (Denmark)

Best Film Director: David Fincher (The Social Network)

Best Film Screenplay:  Aaron Sorkin (The Social Network)

Best Film Original Score: Reznor dan Atticus Ross (The Social Network)

Best Original Song: You Haven’t Seen The Last Of Me (Burlesque)

Best TV Series (Drama): Boardwalk Empire

Best Actress’ Performance (TV Series – Drama): Katey Sagal (Sons of Anarchy)

Best Actor’s Performance (TV Series – Drama): Steve Buscemi (Boardwalk Empire)

Best TV Series (Comedy/Musical): Glee

Best Actress’ Performance (TV Series – Comedy/Musical): Laura Linney (The Big C)

Best Actor’s Performance (TV Series – Comedy/Musical): Jim Parsons (The Big Bang Theory)

Best Mini-Series Made for Television: Carlos

Best Actress’ Performance (Mini-Series): Claire Danes (Temple Grandin)

Best Actor’s Performance (Mini-Series): Al Pacino (You Don’t Know Jack)

Best Actress’ Supporting Role Performance (Series, Mini-Series, TV Movie): Jane Lynch (Glee)

Best Actor’s Supporting Role Performance (Series, Mini-Series, TV Movie): Chris Colfer (Glee)

repost : http://21cineplex.com/slowmotion/golden-globe-awards-ke-68-the-social-network-borong-empat-piala,1955.htm

 

Link Download FiLm 6 Januari 2011

Filed under: Entertainment — Mr.13 @ 7:21 am

http://moviesfreak21.blogspot.com/

http://freemoviefreak.blogspot.com/

 

Belajar dari Benteng Somba Opu 6 Januari 2011

Filed under: Arsitektur — Mr.13 @ 7:06 am

Triyatni M

dosen, arsitek, bekerja di Universitas Hasanuddin

(Semua orang bisa membangun, tetapi hanya orang cerdas yang mampu memelihara.)

Beberapa pesan dengan catatan penting masuk ke email saya. Baru membaca subyeknya, rasa dingin dan menyakitkan sudah menyebar ke seluruh tubuh. Satu lagi cerita penzaliman terhadap peninggalan bersejarah yang menjadi pusaka bangsa! Memilukan, karena mereka yang pertama menunjukkan keprihatianan adalah rekan-rekan komunitas pemerhati non Indonesia. Mereka bilang “tolong bantu kami untuk membicarakan masalah ini”! Ada rasa malu, marah dan sesal menjadi satu menghadapi situasi yang sulit digambarkan, yang terjadi justru ketika orang-orang rindu dan mengedepankan nostalgia masa lalu.

Tengoklah berbagai acara seremonial dari hari jadi propinsi atau hari jadi kota-kota di Sulawesi Selatan, bahkan sekedar pada acara resepsi pengantin. Umumnya penampilan sebagai orang penting yang punya jaringan dengan kejayaan masa lalu, ditunjukkan dengan kerelaan mengeluarkan biaya hingga milyaran rupiah membeli barang imitasi pernak-pernik monarki sebagai pembungkus tubuh Mereka mengundang para juru kamera untuk merekam adegan ketika memasuki ruangan dengan wibawa raja diraja, diiringi umbul-umbul, tarian kebesaran dan puja-puji para punakawan. Mereka meminta penulis terkenal untuk mengarang buku yang memperlihatkan pohon silsilah, agar masyarakat luas tahu bahwa mereka punya garis darah langsung dengan kerajaan-kerajaan hebat di masa lalu. Sebuah cita-cita yang sederhana, yang sayangnya terbukti tanpa sebuah makna! Kita saksikan di Benteng Somba Opu, semua fakta perjuangan sebuah harga diri di masa lalu dengan sadar dimusnahkan oleh anak cucu yang menyatakan bahwa diri merekalah yang paling pantas menjadi pewaris dari suatu tatanan yang paling hebat di wilayah ini.

Membangun itu mudah, konsistensi itu mimpi!

Tahukah kita mengapa pyramid Mesir, Borobudur, Taj Mahal, Tembok China, dan berbagai kehebatan produk arsitektur dibangun dalam waktu yang sangat panjang? Konseptor dan peletak pondasi tentulah orang-orang hebat bukan saja di zamannya, bahkan sepanjang peradaban dunia. Tetapi mereka yang senantiasa memelihara agar ide itu bisa konsisten dengan pemikiran konseptor membutuhkan kecerdasan dan kearifan yang luar biasa. Pertama, mereka harus masuk ke dalam relung pemikiran para konseptor tersebut secara bathiniah, karena tidak bisa berdialog secara langsung. Kedua, mereka harus mengumpulkan informasi-informasi yang tercerai-berai dan merajutnya menjadi suatu realitas yang mendukung keyakinan bahwa yang mereka pikirkan sama dengan yang dipikirkan oleh konseptor. Ketiga, mereka harus mampu melawan “keakuan” untuk tidak berkompetisi dengan ambisi sebagai konseptor untuk proyek mercu suar yang lain. Keempat, mereka sadar bahwa umur membangun suatu karya besar jauh melebihi usia manusia penciptanya, karena itu tak ada mimpi peletak pondasi harus tampil sebagai penggunting pita saat acara peresmian sebuah keberhasilan.

Banyak ide-ide besar di negeri ini sekedar menjadi sebuah ide, karena visi yang berhenti dan berganti seiring pergantian pimpinan. Entah mengapa seorang pemimpin selalu merasa tak perlu melanjutkan apa yang sudah dikerjakan pemimpin sebelumnya. Itulah akibatnya kita selalu tertinggal dari bangsa-bangsa lain, karena titik “start” kita selalu mulai dari angka “nol”. Kita tidak memiliki konsistensi dan kearifan sebagai satu kesatuan bangsa untuk melanjutkan apalagi mewujudkan cita-cita pemimpin bangsa di masa lalu. Ketika seorang pemimpin bangsa berlalu, lenyap pulalah semua ide dan pemikirannya.

Marilah kita membayangkan berbagai cita-cita yang siap menjadi puing, ataupun kalau berjalan ke luar dari idealisme konsep awal. Kebun binatang, stadion olah raga dan sekarang Benteng Somba Opu. Bagi masyarakat kecil seperti kita yang buta politik, tidak pernah jelas apa yang sedang dipikirkan dan dikerjakan oleh pemimpinnya. Lucunya ketika timbul sedikit pertanyaan berkaitan dengan “keanehan” kebijakan pemimpin, maka yang kita hadapi adalah jargon atas nama rakyat yang membutuhkan uang atau semua penolakan tak lebih dari cara politisasi masalah sebagai sebuah bentuk rasa “iri”. Hari ini juga, datanglah ke Benteng Somba Opu dan saksikanlah apa yang telah terjadi disana supaya kita mampu bicara tentang fakta dan tidak berdebat atas nama rakyat dan politik.

Siapa mengganggu siapa?

Dalam diskusi dengan pihak-pihak penentu kebijakan, satu kalimat bersayap yang menjadi “senjata pamungkas” adalah “jangan mengganggu situs”. Maka berdebat kusirlah peserta diskusi tentang apa itu situs. Sungguh sebuah ironi, mengambil kebijakan yang berkaitan dengan situs tetapi tidak mencari informasi memadai akan makna sebuah nama “situs”. Pembicaraan disibukkan dengan mengapa Gowa, mengapa bukan Somba Opu, mengapa bukan Sulawesi. Nama itu hanya penting kalau kita tahu maknanya. Tanpa sebuah makna, nama hanya sepotong kata yang tak berarti apa-apa. Ketakpahaman akan makna itulah yang membuat tidak jelasnya jargon “mengganggu” yang dimaksud.

Ibarat seorang perempuan, rasa terganggu itu bergantung pada siapa perempuan itu. Bagi seorang perempuan “baik-baik”, dia sudah sangat terganggu secara bathiniah bila mengetahui ada laki-laki kurang baik yang memimpikannya. Bagi perempuan lain, dilirik oleh seorang lelaki tak dikenal dapat menimbulkan ketersinggungan yang berbuntut “sirik”. Bagi perempuan pelacur, menyentuh bahkan melumatnya habis-habisan tidak pernah akan menjadi sebuah masalah. Begitulah juga sebuah ruang arsitektur! Ketergangguan adalah soal kepatutan dan bukan soal “kira-kira”, karena apapun yang tidak sesuai dengan syarat peruntukan aktifitasnya adalah bentuk gangguan. Syarat peruntukan itu sifatnya baku sesuai dengan standarisasi keilmuan aktifitas tersebut.

Reruntuhan situs purbakala yang menjadi bagian dari cagar budaya sangat rentan terhadap aktifitas manusia. Ini selain karena alasan bentuk fisiknya yang rapuh karena faktor usia, situs tak memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya sendiri. Itulah sebabnya kita menyaksikan bagaimana para arkeolog sebagai penanggungjawab memperlakukan mereka dengan penuh kasih dan kehati-hatian saat penggalian. Dielus-elus, disiram atau dibersihkan dengan kuas, agar partikel-partikel lain bisa lepas dengan mudah tanpa merusak obyek aslinya. Hanya arkeolog gila yang menggunakan buldoser tanpa peta situs saat melakukan eksplorasi. Karena itu pula waktu yang dibutuhkan untuk eksplorasi selalu panjang dan tak pernah bisa “instant”. Mereka yang bukan arkeolog atau antropolog cukup melihat benda-benda situs dari jarak tertentu dan bila ingin mendekat dan menyentuh harus dengan dengan syarat-syarat tertentu.

Area situs purbakala adalah area meditatif yang menembus ruang batas dan waktu. Medan energi yang terbentuk pada area situs menggiring kita pada perenungan tentang peradaban di masa lalu. Medan energi ini dikenal sebagai “roh suatu tempat” dan terbentuk dalam waktu yang relatif panjang. Semakin tua tempat tersebut, semakin kuat medan energinya. Roh tempat ini membuat bathin dan memori kita bisa membedakan mengapa suatu tempat terasa lain dengan tempat yang lain walaupun didesain dalam bentuk kembar. Gelombang energi pengunjung yang tersinkronisasi dengan gelombang energi dari suatu tempat ini yang kita terjemahkan sebagai kerinduan untuk selalu berkunjung kembali ke tempat tersebut. Contoh yang paling mudah kita temui pada mesjid-mesjid tua yang rajin dikunjungi oleh para pencari spiritualitas. Masuk ke mesjid-mesjid tua dengan medan energi yang kuat, tidak membutuhkan waktu lama membuat gelombang energi kita tersinkronisasi masuk ke ruang meditatif.

Roh tempat sebagai medan energi bisa rusak karena masuknya gelombang energi asing ke dalamnya. Gelombang energi asing dibawah oleh aktifitas yang tidak memiliki keterkaitan bathin dengan tempat tersebut. Gelombang energi dari aktifitas kekinian yang dibawa dalam bentuk Discovery Park jelas asing bagi gelombang energi ruang Benteng Somba Opu. Ibarat mengawinkan mesjid dengan diskotik. Pengunjung mesjid memungkinkan orang-orang yang sama dengan pengunjung diskotik, tetapi gelombang energi manusia-manusia ini tidak mungkin tersinkronisasi dengan mudah pada dua tempat dengan gelombang energi yang berbeda. Bila aktifitas diskotik lebih besar dari aktifitas mesjid, medan energi mesjid akan rusak dan kita tidak akan memiliki sensasi apa-apa lagi tentang spiritualitas saat masuk kesana. Demikian halnya ketika memasukkan aktifitas kekinian ke dalam area situs Benteng Somba Opu.

Fasilitas tanpa aktifitas

Sekali lagi “membangun itu mudah”, yang penting anda punya uang semua bisa terlaksana. Ini kalau yang kita maksudkan dengan membangun hanyalah menghasilkan produk fisik. Sebuah karya arsitektur hanyalah sebuah benda mati tanpa aktifitas di dalamnya, karena tujuan sebuah karya arsitektur dibuat adalah sebagai wadah suatu aktifitas. Ini berarti ketika kita memutuskan untuk membuat wadah tersebut, pada saat yang sama kita juga sudah harus memikirkan keberlanjutan aktifitas tersebut setelah wadah menjadi fakta fisik. Karya arsitektur tanpa aktifitas adalah sebuah kesia-siaan!

Kelemahan instansi yang terkait dengan pariwisata di Sulawesi Selatan adalah selalu menghubungkan anggaran pembangunan berkaitan dengan fisik semata. Kita ketahui pariwisata adalah aktifitas yang sangat multi sektor dan mampu melibatkan semua aktifitas kehidupan. Karena itu aktifitas pariwisata tidak bisa dirancang sepotong-sepotong tetapi harus menjadi bagian dari rangkaian aktifitas-aktifitas lainnya. Benteng Somba Opu yang distigmakan “mati” adalah contoh kegagalan Dinas Pariwisata yang tidak cukup memiliki kecerdasan merancang aktifitas wisata. Rumah-rumah adat dibiarkan kosong tanpa aktifitas, sehingga anggaran pemda hanya dihabiskan untuk membayar gaji karyawan yang memelihara. Pemeliharaanpun dilakukan setengah hati, tentu dengan alibi dana yang terbatas. Tak ada rencana yang jelas untuk menggiring turis datang ke Benteng Somba Opu, karena fasilitas rumah adat dikelola sebagai bagian yang terpisah dengan Benteng Somba Opu.

Rumah adat Sulawesi Selatan dalam bentuk duplikat bisa ditemui di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta dan turis yang ingin melihat keasliannya tentu akan langsung ke lokasi daerah. Tetapi Benteng Somba Opu hanya ada di area situs dan inilah bentuk peradaban tua yang dicari oleh turis berpendidikan tinggi. Ini pulalah yang harus dikedepankan oleh Dinas Pariwisata misalnya dalam bentuk aktifitas wisata budaya. Aktifitas pendukung lain harus dirancang mengikuti irama aktifitas Benteng Somba Opu agar keseluruhan aktifitas wisata bersinergi satu sama lain.

Dinas Pariwisata harus belajar saat studi banding yang dilakukan ke berbagai ke manca negara, bagaimana aktifitas wisata kota-kota yang memiliki cagar budaya mendatangkan uang dalam jumlah besar tanpa merusak cagar budaya mereka. Bukan sebaliknya menyatakan bahwa tak ada situs yang hidup kalau tidak didukung oleh aktifitas kekinian. Paradigma ini harus diubah, bahwa aktifitas wisata yang masuk ke dalam sekitar area situs adalah aktifitas pendukung yang mengedepankan Benteng Somba Opu dan bukan sebaliknya. Aktifitas kekinian berubah dengan cepat setiap hari, tetapi peninggalan sejarah sudah membuktikan bahwa rohnya mampu hidup melewati batas usia kita.

Marilah kita juga membuktikan bahwa kita adalah pewaris cita-cita yang belum sempat terwujud di masa lalu dan tidak cukup bangga hanya sekedar dengan menggunakan bajunya pada berbagai acara seremonial. Kita harus mau dan konsiten menjaga agar roh peradaban itu tetap terpelihara dengan baik. Masalah yang terjadi pada Benteng Somba Opu hendaknya menjadi pelajaran yang baik bagi kita semua untuk menata ulang kembali apa yang telah keliru di hari kemarin. Tak ada salahnya mundur satu dua langkah untuk siap dengan langkah yang lebih patut.-

 

repost : http://sosbud.kompasiana.com/2010/12/12/belajar-dari-benteng-somba-opu/

 

Daftar Lengkap Pemenang Oscar 2010 6 Januari 2011

Filed under: Entertainment — Mr.13 @ 12:23 am

TEMPO Interaktif, Jakarta – Kisah penjinak bom Amerika Serikat di Irak “The Hurt Locker” raih enam Oscar termasuk tiga kategori bergengsi yakni film terbaik, sutradara terbaik, dan skenario asli terbaik.

Pesaing terdekat, “Avatar”, hanya pulang dengan tiga Oscar itu juga dikategori teknis seperti sinematografi, efek khusus, dan tata seni terbaik.

Dalam acara yang digelar di Los Angeles pada Minggu (7/3) waktu setempat atau Senin (8/3) pagi di Indonesia itu, Sandra Bullock seperti diperkirakan menjadi aktris terbaik.

Berikut daftar lengkap peraih Oscar 2010:

Film Terbaik
Pemenang
The Hurt Locker
Produser: Kathryn Bigelow, Mark Boal, Nicolas Chartier, dan Greg Shapiro
Nominator
The Blind Side
Produser: Gil Netter, Andrew A. Kosove, dan Broderick Johnson
District 9
Produser: Peter Jackson dan Carolynne Cunningham
An Education
Produser: Finola Dwyer dan Amanda Posey
Avatar
Produser: James Cameron dan Jon Landau
Inglourious Basterds
Produser Lawrence Bender
Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire
Produser: Lee Daniels, Sarah Siegel-Magness, dan Gary Magness
A Serious Man
Produser: Joel Coen dan Ethan Coen
Up
Produser: Jonas Rivera
Up in the Air
Produser: Daniel Dubiecki, Ivan Reitman, dan Jason Reitman
Sutradara Terbaik
Pemenang
The Hurt Locker
Kathryn Bigelow
Nominator
Avatar
James Cameron
Inglourious Basterds
Quentin Tarantino
Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire
Lee Daniels
Up in the Air
Jason Reitman
Aktor Terbaik
Pemenang
Jeff Bridges
Film: Crazy Heart
Nominator
George Clooney
Film: Up in the Air
Colin Firth
Film: A Single Man
Morgan Freeman
Film: Invictus
Jeremy Renner
Film: The Hurt Locker
Aktris Terbaik
Pemenang
Sandra Bullock
Film: The Blind Side
Nominator
Helen Mirren
Film: The Last Station
Carey Mulligan
Film: An Education
Gabourey Sidibe
Film: Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire
Meryl Streep
Film: Julie & Julia
Aktor Pendukung Terbaik
Pemenang
Christoph Waltz
Film: Inglourious Basterds
Nominator
Woody Harrelson
Film: The Messenger
Christopher Plummer
Film: The Last Station
Stanley Tucci
Film: The Lovely Bones
Matt Damon
Film: Invictus
Aktris Pendukung Terbaik
Pemenang
Mo’Nique
Film: Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire
Nominator
Vera Farmiga
Film: Up in the Air
Maggie Gyllenhaal
Film: Crazy Heart
Anna Kendrick
Film: Up in the Air
Penélope Cruz
Film: Nine
Skenario Asli Terbaik:
Pemenang
The Hurt Locker
Mark Boal
Nominator
Inglourious Basterds
Quentin Tarantino
The Messenger
Alessandro Camon dan Oren Moverman
A Serious Man
Joel Coen dan Ethan Coen
Up
Bob Peterson dan Pete Docter (Cerita oleh Pete Docter, Bob Peterson, dan Tom McCarthy)
Skenario Adaptasi Terbaik
Pemenang
Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire
Geoffrey Fletcher
Nominator
An Education
Nick Hornby
In the Loop
Jesse Armstrong, Simon Blackwell, Armando Iannucci, dan Tony Roche
District 9
Neill Blomkamp dan Terri Tatchell
Up in the Air
Jason Reitman dan Sheldon Turner
Tata Rias Terbaik
Pemenang
Star Trek
Barney Burman, Mindy Hall, dan Joel Harlow
Nominator
Il Divo
Aldo Signoretti dan Vittorio Sodano
The Young Victoria
Jon Henry Gordon dan Jenny Shircore
Music (Lagu) Terbaik
Pemenang
Crazy Heart
“The Weary Kind (Theme from Crazy Heart)”
Lagu dan Syair: Ryan Bingham dan T Bone Burnett
Nominator
The Princess dan the Frog
“Down in New Orleans”
Lagu dan Syair: Randy Newman
Paris 36
“Loin de Paname”
Musik: Reinhardt Wagner
Syair: Frank Thomas
Nine
“Take It All”
Lagu dan Syair: Maury Yeston
The Princess dan the Frog
“Almost There”
Lagu dan Syair: Randy Newman
Film Animasi Terbaik
Pemenang
Up
Film: Pete Docter
Nominator
Fantastic Mr. Fox
Film: Wes Anderson
The Princess dan the Frog
Film: John Musker dan Ron Clements
The Secret of Kells
Film: Tomm Moore
Coraline
Film: Henry Selick
Film Pendek (Animasi) Terbaik
Pemenang
Logorama
Nicolas Schmerkin
Nominator
Granny O’Grimm’s Sleeping Beauty
Nicky Phelan dan Darragh O’Connell
The Lady dan the Reaper (La Dama y la Muerte)
Javier Recio Gracia
French Roast
Fabrice O. Joubert
A Matter of Loaf dan Death
Nick Park
Dokumenter Pendek Terbaik
Pemenang
Music by Prudence
Roger Ross Williams dan Elinor Burkett
Nominator
The Last Campaign of Governor Booth Gardner
Daniel Junge dan Henry Ansbacher
The Last Truck: Closing of a GM Plant
Steven Bognar dan Julia Reichert
China’s Unnatural Disaster: The Tears of Sichuan Province
Jon Alpert dan Matthew O’Neill
Rabbit à la Berlin
Bartek Konopka dan Anna Wydra
Desain Kostum Terbaik
Pemenang
The Young Victoria
Sandy Powell
Nominator
Coco Before Chanel
Catherine Leterrier
The Imaginarium of Doctor Parnassus
Monique Prudhomme
Nine
Colleen Atwood
Bright Star
Janet Patterson
Editing Suara Terbaik
Pemenang
The Hurt Locker
Paul N.J. Ottosson
Nominator
Avatar
Christopher Boyes dan Gwendolyn Yates Whittle
Inglourious Basterds
Wylie Stateman
Star Trek
Mark Stoeckinger dan Alan Rankin
Up
Michael Silvers dan Tom Myers
Sound Mixing Terbaik
Pemenang
The Hurt Locker
Paul N.J. Ottosson dan Ray Beckett
Nominator
Avatar
Christopher Boyes, Gary Summers, Andy Nelson, dan Tony Johnson
Inglourious Basterds
Michael Minkler, Tony Lamberti, dan Mark Ulano
Star Trek
Anna Behlmer, Andy Nelson, dan Peter J. Devlin
Transformers: Revenge of the Fallen
Greg P. Russell, Gary Summers, dan Geoffrey Patterson
Sinematografi Terbaik
Pemenang
Avatar
Mauro Fiore
Nominator
Harry Potter dan the Half-Blood Prince
Bruno Delbonnel
The Hurt Locker
Barry Ackroyd
Inglourious Basterds
Robert Richardson
The White Ribbon (Das Weisse Band)
Christian Berger
Film Pendek Terbaik
Pemenang
The New Tenants
Joachim Back dan Tivi Magnusson
Nominator
Instead of Abracadabra
Patrik Eklund dan Mathias Fjellström
Kavi
Gregg Helvey
Miracle Fish
Luke Doolan dan Drew Bailey
The Door
Juanita Wilson dan James Flynn
Tata Seni Terbaik
Pemenang
Avatar
Rick Carter dan Robert Stromberg (Pengarah Seni); Kim Sinclair (Dekorasi Set)
Nominator
The Imaginarium of Doctor Parnassus
Dave Warren dan Anastasia Masaro (Pengarah Seni); Caroline Smith (Dekorasi Set)
Nine
John Myhre (Pengarah Seni); Gordon Sim (Dekorasi Set)
Sherlock Holmes
Sarah Greenwood (Pengarah Seni); Katie Spencer (Dekorasi Set)
The Young Victoria
Patrice Vermette (Pengarah Seni); Maggie Gray (Dekorasi Set)
Musik (Original Score) Terbaik
Pemenang
Up
Michael Giacchino
Nominator
Fantastic Mr. Fox
Alexandre Desplat
The Hurt Locker
Marco Beltrami dan Buck Sanders
Sherlock Holmes
Hans Zimmer
Avatar
James Horner
Efek Visual Terbaik
Pemenang
Avatar
Joe Letteri, Stephen Rosenbaum, Richard Baneham, dan Andrew R. Jones
Nominator
District 9
Dan Kaufman, Peter Muyzers, Robert Habros, dan Matt Aitken
Star Trek
Roger Guyett, Russell Earl, Paul Kavanagh, dan Burt Dalton
Film Dokumenter Terbaik
Pemenang
The Cove
Louie Psihoyos dan Fisher Stevens
Nominator
Burma VJ
Anders Østergaard dan Lise Lense-Møller
Food, Inc.
Robert Kenner dan Elise Pearlstein
The Most Dangerous Man in America: Daniel Ellsberg dan the Pentagon Papers
Judith Ehrlich dan Rick Goldsmith
Which Way Home
Rebecca Cammisa
Editing Terbaik
Pemenang
The Hurt Locker
Bob Murawski dan Chris Innis
Nominator
District 9
Julian Clarke
Avatar
Stephen Rivkin, John Refoua, dan James Cameron
Inglourious Basterds
Sally Menke
Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire
Joe Klotz
Film Asing Terbaik
Pemenang
The Secret in Their Eyes (El Secreto de Sus Ojos)
Argentina
Sutradara: Juan José Campanella
Nominator
The Milk of Sorrow (La Teta Asustada)
Peru
Sutradara: Claudia Llosa
A Prophet (Un Prophète)
Prancis
Sutradara: Jacques Audiard
Ajami
Israel
Sutradara: Scandar Copti dan Yaron Shani
The White Ribbon (Das Weisse Band)
Jerman
Sutradara: Michael Haneke

 

repost : http://www.tempointeraktif.com/hg/film/2010/03/08/brk,20100308-230901,id.html

 

Download Video Youtube 6 Januari 2011

Filed under: Entertainment — Mr.13 @ 12:18 am

Download Video Dari Youtube menjadi tema kali ini karena masih banyaknya netter yang belum mengerti cara yang tepat untuk mendownload video -video kegemaran kita, asal jangan video aril-bcl yah :D , lanjut dari pembahasan kalau melihat banyaknya tutorial mengenai cara download youtube yang bejibun di google mungkin disini saya akan memberikan yang menurut saya paling efektif dan mudah di mengerti dari berbagai cara download video youtube di internet.

Berikut Langkah – langkah Download Video Youtube:
1. Pergi ke alamat www.keepvid.com
2. Buka alamat video youtube yang kamu inginkan, misalnya untuk mendownload trailer video harry potter 7 dengan alamat http://www.youtube.com/watch?v=m_s8VTXpH8k&feature=related

youtube download video

3. Langkah selanjutnya copykan alamat video youtube tersebut dan paste kan di jendela website www.keepvid.com tadi.

software download youtube

4. Klik Download yang ada disamping bukan yang ada di bawah, selanjutnya akan ada pilihan

›› Download 3GP ‹‹ – Low Quality – 176×144
›› Download 3GP ‹‹ – Medium Quality – 176×144
›› Download 3GP ‹‹ – High Quality – 320×240
›› Download FLV ‹‹ – Low Quality – 320×240
›› Download FLV ‹‹ – Medium Quality – 400×226
›› Download FLV ‹‹ – High Quality – 640×380
›› Download MP4 ‹‹ – High Quality – 480×360

Pilih salah satu yang kamu sukai, dan proses download akan dimulai. Selamat mencoba semoga  Cara Download Video Youtube ini bisa membantu kamu dalam mengoleksi video – video yang kamu inginkan.

 

repost : http://tiaraantik.com/download-video-youtube.html

 

Pentingnya Memiliki Ekspektasi Yang Baik: 6 Januari 2011

Filed under: Pengembangan Diri — Mr.13 @ 12:14 am

Apa sih ekspektasi itu?

Anda tentu sudah tau banget definisi ekspektasi, saya yakin itu!

Mengapa ekspektasi itu menjadi suatu pemahaman yang sangat penting?Sebab ekspetasi akan menentukan bagaimana sikap dan langkah yang akan kita tempuh dalam menyongsong kehidupan dimasa yang akan datang.

Terutama disaat-saat yang genting. Disaat kita mengalami krisis kepercayaan diri. Kehilangan harapan dan mulai terasa betapa hidup ini penuh dengan tabir yang membuat kita kehilangan gairah hidup.membuat kita kehilangan elemen penting yang bisa menciptakan harapan. karena tertutup oleh tabir ekspektasi yang rabun.

Maka ekspektasi atau gambaran, ilustrasi, personifikasi dan apapun bentuknya yang semua itu diupayakan untuk membentuk sebuah ”pencitraan” terhadap sebuah keadaan, sangat diperlukan.

Disini peranan ekspektasi sangat krusial dan sangat menentukan apapun langkah yang ingin kita tempuh kemudian.

Anda ingin menjadi pengusaha? Tentu saja anda memerlukan ekspektasi yang memadai untuk memberikan kepercayaan diri kedepan. Ekspektasi yang baik untuk menetralisir rasa tidak aman dan tidak nyaman nantinya. Anda perlu membangun sebuah abstraksi yang mendekati kenyataan, membuat pemahaman yang bisa membuat kepala anda menganggug-anggug penuh harap, gambaran kehidupan yang pahit dan manis yang akan menyadarkan bahwa realitas kehidupan ini penuh dengan keseimbangan yang perlu dijalani dengan ikhlas.

Dengan memiliki ekpektasi yang baik, bijaksana dan mudah dimengerti oleh diri kita sendiri, maka hal ini akan sangat membantu kelabilan kita menentukan arah.

Ekspektasi ini sebenarnya, akan sangat ditentukan oleh banyak hal. Namun ada beberapa poin yang saya fikir familiar di otak kita.

  • Pertama, masalah latar belakang. Apakah latar belakang pendidikan, pengetahuan, pengalaman dan lain sebagaianya. Ini akan sangat menentukan bagaimana kita berasumsi, berpendapat tentang apapun bayangan tentang sesuatu yang ingin kita tempuh. Yang notabene adalah sesuatu yang masih baru, masih sangat awam buat kita jalani. Masih terasa asing dan sebagainya. Maka latar belakang kita, akan sangat memainkan peranan.
  • Kedua, firasat. Sebagai manusia, kita dikarunia sebuah alat deteksi yang namanya firasat. Wilayah kerjanya, bermain di hati, emosi dan bayangan-bayangan yang sulit sekali diraba dan diterjemahkan. Namun kita hanya bisa merasakan. Dengan firasat yang baik, positif, dan berprasangka baik pula. Maka ekspektasi yang kita buat akan sangat membantu untuk memberikan kita sebuah ilustrasi yang baik pula.
  • Ketiga adalah keyakinan. Maaf kalau saya membuat anda bosan dengan memasukkan elemen yakin dalan konteks ini. Namun saya fikir faktor keyakinan tak bisa di hilangkan. Mengingat rasa yakin sangat dibutuhkan dalam hal memberikan ekspektasi yang baik untuk mengambil tindakan. Tanpa keyakinan maka apapun ekspektasi positif yang sudah kita buat tak akan memberikan nyawa keberanian. Tak akan ada getaran hebat yang membuat kita berani menempuh sebuah jalan yang mungkin saja kita akan menuai banyak hal yang tidak mendukung langkah yang kita tempuh. Maka yakin akan sangat membantu kita menepis segala bentuk ”rongrongan” yang membuat kita enggan mengambil tindakan berani.

Ok. Saya rasa sudah lumayan cukuplah wacana ini untuk mengajak kita semua mendiagnosa, bagaimana selama ini kita membuat sebuah abstraksi terhadap ekspektasi kita.

 

repost : http://www.fadlymuin.com/motivasi-diri/pentingnya-memiliki-ekspektasi-yang-baik.html

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.